Silahturahmi dan Forum diskusi dengan pelaku UMKM Kepenghuluan Teluk Nayang
Silaturahmi dengan pelaku UMKM dan Kelompok Tani Kepenghuluan Teluk Nayang, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan hilir. Kelompok usaha Stumpuk Cemilan yang hadir pada saat pertemuan dengan Tim YTABB menginformasikan kondisi terkini masih aktif produksi.
Penjualan masih sama sistem order atau pesanan via WA dan FB. Beberapa ada yang untuk keperluan Pesta atau untuk dijadikan oleh-oleh keluarga yang berada di luar Kepenghuluan Teluk Nayang.

Kendala yang dihadapi oleh Kelompok ini adalah kesulitan dalam pengurusan izin produk (PIRT). Dikarenakan wilayah Kepenghuluan jauh dari ibu kota kabupaten dan kurangnya informasi sehingga ibu-ibu pelaku usaha menyebabkan kesulitan akses untuk mengajukan hal-hal terkait hal izin usaha atau pendukungnya. Kemudian kendala pemasaran yang hanya mampu dilakukan disekitar Teluk Nayang saja.
Menurut pengakuan Ibu Yu Tumpuk selaku ketua dari kelompok Stumpuk Cemilan ini “Kita produksi setiap hari nanti kita posting di FB atau di Status WA hari itu akan langsung habis ini diluar dari pesanan, saat ini pekerja hanya anggota 5 orang saja belum ada memperkerjaan karyawan lainnya karena penjualan masih sekitar teluk nayang saja meski begitu produk kita sudah pernah di kirim ke bagan api dan luar daerah yang lain dibawa sebagai oleh-oleh.
Pada kelompok tani pada saat ini mengalami kendala hama yang sulit diatasi dan di basmi, Untuk tanaman cabe hama lalat buah, dan ulat yang memakan daun juga buah Cabenya, selama ini petani sudah mengupayakan menggunakan insektisida dalam bentuk obat semprot untuk menanggulagi hama tersebut namun tetap susah untuk si basmi. Sedangkan pada tanaman tomat setiap sudah berbuah maka daun dan batang akan mati.