Berawal dari putusnya akses transportasi utama Riau - Sumatera Barat akibat longsor, ternyata berdampak pada ketersediaan bahan baku yang semakin hari semakin sulit bagi keberlangsungan usaha kopi bubuk di 3 kelompok Usaha Kopi bubuk Desa Teluk Lecah, Kec. Rupat, Kabupaten Bengkalis. Itulah salah satu point yang disampaikan oleh ibu-ibu pada pertemuan dengan Tim Yayasan Tirta Alam Bumi Bertuah di bulan Maret yang lalu bahwa kendala yang dialami terkait bahan baku biji kopi (grean bean), kemudian menyampaikan usulan dan permintaan agar kiranya bisa mendapatkan bantuanan bibit tanaman kopi dengan maksud ingin melakukan budidaya tanaman kopi sendiri yang rencananya ditanam dipekarangan rumah masing-masing anggota kelompok dengan harapan dikemudian hari bisa menjadi solusi dalam memenuhi bahan baku kebutuhan biji kopi untuk usaha kopi bubuk kelompok tentunya.
Menindaklanjuti usulan tersebut, dalam hal ini Tim YTABB hari ini menindak lanjuti melakukan tinjauan lokasi yang menjadi usulan dua kelompok tersebut untuk budidaya tanaman kopi, disamping itu juga memastikan ibu-ibu anggota kelompok mengerti apa yang harus dilakukan sebelum penanaman dilakukan, diantaranya yaitu: melakukan pembersihan lahan, membuat pancang jarak tanam agar memudahkan step pembuatan lubang tanam, ketika proses pembuatan lubang tanam tanah yang akan di jadikan tempat penanaman di usahan diberi pupuk kompos kemudian di dinginkan sekitar ± 1 Bulan sebelum bibit tanaman kopi di tanam.
Hubungi Kami Sekarang!
Untuk informasi lebih lanjut atau kerja sama, hubungi kami melalui kanal yang tersedia.